PANDUAN PEMUKTAHIRAN NUPTK PELAKSANAAN PEMETAAN MUTU PENDIDIKAN TAHUN 2013


Pendataan NUPTK adalah proses mengumpulkan, memperbaiki dan melengkapi data NUPTK dengan kondisi terbaru dan sesuai dengan keadaan sebenarnya serta melaksanakan pemberian NUPTK baru (Generate NUPTK) bagi Pendidik dan Tenaga Kependidikan dengan persyaratan tertentu.  Bagi yang membutuhkan panduan Pemukathiran NUPTK silahkan buka link Panduan Padamu Negeri Final.  
Semoga bermanfaat.

Jenis Formulir Verval NUPTK (A01, A02, A03, A04)



  1. A01. Formulir ini untuk PTK yang telah memiliki NUPTK, sekolah induk sama dengan di database NUPTK dan sekolah induk telah memiliki NPSN. Formulir ini di serahkan kepada Admin sekolah untuk diverifikasi dan diterbitkan bukti VERVAL LV.1. dengan syarat diisi lengkap, ditanda tangani kepala sekolah dan distempel serta dilengkapi berkas sesuai yg tertera pada formulir.
  2. A02. Formulir ini untuk PTK yang telah memiliki NUPTK, namun sekolah induk di database NUPTK berbeda dengan sekolah induk dimana PTK tersebut bertugas dan sekolah induk sudah memiliki NPSN. Formulir ini diserahkan kepada Admin Kota/Kabupaten untuk dilakukan proses verifikasi dan validasi setelah diisi dengan lengkap, dan dilengkapi berkas serta tanda tangan dan stempel sekolah. Proses VERVAL Admin dinas Kab/kota akan menghasilkan formulir A01 yang akan diserahkan kembali ke PTK bersangkutan. Langkah selanjutnya sama dengan poin 1.
  3. A03. Formulir ini untuk PTK yang telah memiliki NUPTK, sekolah induk yang didatabase NUPTK sama dengan sekolah dimana PTK tersebut bertugas saat ini tetapi atau sekolah induk belum memiliki NPSN. Formulir ini diserahkan kepada Admin Kota/Kabupaten untuk dilakukan proses verifikasi dan validasi setelah diisi dengan lengkap, dan dilengkapi berkas serta tanda tangan dan stempel sekolah. Proses VERVAL Admin dinas Kab/kota akan menghasilkan formulir A01 yang akan diserahkan kembali ke PTK bersangkutan. Langkah selanjutnya sama dengan poin 1.
  4. A04.  Formulir ini untuk PENGAWAS. Selanjutnya PENGAWAS harus mengisi formulir A04 dan melengkapi berkas yang disyaratkan dan menyerahkan kepada Admin kabupaten/kota untuk dilakukan VERVAL. Admin kabupaten/kota akan menerbitkan bukti VERVAL LV.1.

    

Cara Transfer File Antara Berbagai Layanan Penyimpanan Awan Secara Online


Layanan penyimpanan awan kini semakin banyak digunakan. Tak heran jika mulai bermunculan berbagai layanan penyimpanan awan baru. Dan, tidak mengherankan jika satu orang user bisa memiliki akun di beberapa layanan penyimpanan awan.

Di antara layanan penyimpanan awan yang ada, terdapat tiga layanan yang cukup populer, yakni Dropbox, Google Drive dan SkyDrive. Dengan memiliki akun di berbagai layanan penyimpanan awan, tak menutup kemungkinan Anda ingin memindahkan satu file dari akun satu ke akun lainnya.

Dan, memindahkan file dengan cara manual tentu saja cukup merepotkan. Anda pun bisa melakukan langkah tersebut secara online tanpa harus men-download lalu mengunggahnya secara manual. Salah satu cara yang bisa Anda lakukan adalah dengan memakai sebuah layanan online bernama SMEStorage. Berikut ini adalah langkah-langkah yang dibutuhkan.

smestorage

1. Langkah pertama, Anda tentu memerlukan langkah registrasi di situs SMEStorage. Anda bisa melakukan registrasi secara gratis. Cukup dengan layanan gratis, Anda akan memperoleh kapasitas penyimpanan 5GB serta manajemen tiga akun penyimpanan awan.

2. Setelah Anda melakukan langkah registrasi, maka yang perlu Anda lakukan adalah menuju ke Manage cloud provider.

3. Di situ, Anda akan melihat halaman Providers currently in use. Di situ, Anda tinggal menambahkan layanan penyimpanan awan lain, dalam kasus ini adalah Dropbox, Google Drive dan SkyDrive, dan kini Anda tinggal menggunakan layanan ini untuk memindahkan file Anda dari satu akun penyimpanan awan ke akun lain.

Keuntungan dari layanan SMEStorage lainnya adalah aplikasi ini juga bisa digunakan untuk berbagai jenis platform mobile. Dari perangkat iOS, Android, BlackBerry hingga Windows Phone.