Awas …Trojan Mengintai Anda?


dns-changer-yang-tidak-terinfeksiProgram Trojan adalah program mandiri yang kelihatannya berguna, namun saat dijalankan tanpa izin penggunanya, ia juga juga akan melakukan beberapa kegiatan membahayakan dan merugikan. Ada yang menyebut program trojan dengan istilah keren: RAT singkatan dari Remote Administration Tools. Alias alat untuk melakukan administrasi secara jarak jauh. Bagaimana sebenarnya program ini bekerja?

Penjelasan singkat bagaimana trojan bekerja adalah sebagai berikut. Program trojan akan selalu berpasangan. Satu bagian program disebut dengan Server, sedangkan bagian lainnya disebut dengan Client. Program Server dipasangkan pada komputer korban, sedangkan program server ada di komputer pemilik trojan. Hal ini harus ada karena tanpa berpasangan, trojan tidak akan pernah dapat melakukan “administrasi secara jarak jauh”. Yang terjadi ketika korban menjalankan program server, program akan membuka beberapa port yang spesifik dan menunggu untuk koneksi via protokol TCP atau UDP. Ketika pemilik trojan melakukan koneksi dengan program Client dengan alamat IP korban, maka dia dapat melakukan apa saja karena program server tersebut akan melayani, melakukan fungsi yang ada pada Trojan di komputer korban. Tentang fungsi apa saja yang tersedia, itu bervariasi antara trojan satu dengan yang lainnya. Pada umumnya, program Server Trojan akan langsung diaktifkan setiap kali Windows di-load. Hal itu dapat dilakukan dengan melakukan modifikasi win.ini atau system.ini atau Registry. Jadi, Trojan berkomunikasi seperti program client dan server standar.

Berikut ini beberapa jenis Trojan berdasarkan fungsinya

.1. Remote Access Trojan (RAT)

Ini adalah Trojan yang umum ada. Jika kita memakai jenis Trojan ini, kita akan mempunyai akses ke hard drive korban. Kita bisa melakukan apa saja tergantung fasilitas yang disediakan oleh Trojan yang kita gunakan. RAT juga mempunyai fungsi lain yang menakutkan seperti : Keylogger. Fungsi ini akan mencatat setiap ketukan keyboard yang diketikkan oleh korban. Tanpa pandang bulu, apakah yang dituliskan data-data vital semacam: rekening bank, PIN, atau sekadar surat cinta. Upload dan fungsi download. Fungsi ini dapat membuat data-data korban diambil tanpa sepengetahuannya. Atau, jika pemakai trojan sedang jelek mood-nya, tidak menutupi kemungkinan akan memberi bonus tambahan dengan mengirimkan virus yang mematikan. Screenshoot. . Fungsi ini membuat apa yang sedang dikerjakan oleh korban dapat terlihat secara offline (dalam bentuk file gambar) maupun live (secara streaming) di komputer yang mengendalikan trojan.

2. Trojan Pengirim Passwords (Passwords Sending Trojan)
Trojan jenis ini khusus bertugas mencari password yang tersimpan dalam komputer kemudian mengirimnya melalui e-mail secara rahasia kepada si empunya trojan. Dalam mengirimkan data, lazimnya menggunakan port 25 (smtp-simple mail transfer protocol) untuk mengirim e-mail.

3.Keylogger
Meskipun Trojan ini sederhana, tapi gawat. Tugasnya adalah menyimpan ketukan keyboard pada komputer korban dan terkadang memeriksa password yang tersimpan pada log file. Tidak menutup kemungkinan juga merekam pada saat online dan saat offline. Artinya, segala aktivitas kita saat online di internet akan dicatat dan disimpan. Pada mode offline, trojan akan merekam semua aktivitas setelah Windows diload, dan menyimpannya. Pada akhirnya akan dikirimkan atau diambil oleh si empunya penaruh trojan.

4. Trojan Perusak (Destructive Trojan)
Program Trojan jenis ini bertujuan untuk menghancurkan dan menghapus file pada komputer korban. Misalnya menghapus semua file .exe. Jika kita terkena serangannya, dapat dipastikan data-data berharga akan musnah.

5. FTP Trojan
Trojan model ini akan membuka port 21 untuk melakukan fungsi FTP (File Transfer Protocol) di komputer korban. Sehingga membuat setiap orang yang mempunyai FTP client dapat tersambung ke komputer kita tanpa otentifikasi password. Dengan manipulasi basis FTP, tentu saja empu trojan akan dengan bebas meng-upload dan men-download file secara bebas.

Solusi:
Lalu bagaimana  menghadapi serangan maut trojan ini ? Jawabannya akan banyak dan beragam. Serangan trojan dapat ditanggulangi dengan AntiVirus atau antispyware yang baik dan ter-update. Satu hal yang penting,
pasangkan program berjenis firewall untuk menghalau akses tidak sah dari internet. Dengan adanya program-program tersebut, tentu saja trojan akan kesulitan menembus komputer.

Tentang Ansar Langnge

Saya adalah seorang Guru Matematika. Sekarang saya Mengajar di salah satu SMP di Kabupaten Bulukumba Sulawesi Selatan Indonesia. Saya menekuni pekerjaan ini sejak tahun 1999 sampai dengan sekarang. Mengajar bagi saya lebih dari sebuah pekerjaan.
Pos ini dipublikasikan di Artikel. Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s